Kurniaty, Dewi and Subagio, Aris and Moersid, Rambo Moersid Laporan Akhir Hibah PkM Kewirausahaan Hijau: Profesionalitas Manajemen Bank Sampah Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. [Kinerja Dosen] (Submitted)
|
Text
LAPORAN AKHIR HIBAH PKM 2024_final.pdf Download (975kB) |
Abstract
Konsep green economy atau ekonomi hijau, menurut United Nations Environment Programme, berfungsi untuk meningkatkan kualitas hidup, mengurangi kemiskinan, dan mendorong pembangunan berkelanjutan. Salah satu inovasi yang mendukung ekonomi hijau adalah bank sampah, yang dapat berperan sebagai bisnis berkelanjutan dengan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). DKI Jakarta menghasilkan 11,25 juta ton sampah antara 2019-2022. Pengelolaan sampah yang baik dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian, seperti bisnis daur ulang plastik yang mencapai 400 ribu ton per tahun. Bank Sampah Mekarsari di Kecamatan Mampang Prapatan merupakan contoh sukses dengan mengelola 3 ton sampah anorganik per bulan, menghasilkan pendapatan 3-6 juta rupiah, dan memproduksi produk daur ulang seperti tas dan dompet. Meskipun telah mencapai beberapa penghargaan, Bank Sampah Mekarsari masih menghadapi tantangan internal seperti kurangnya sistem pengelolaan database yang terkomputerisasi dan keterbatasan pelatihan. Kegiatan pemberdayaan yang diusulkan bertujuan untuk mengatasi kelemahan tersebut melalui peningkatan manajemen dan pemasaran, serta diharapkan menciptakan dampak ekonomi dan lingkungan yang lebih luas. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan utama, yaitu: - Tahapan Sosialisasi: Dilaksanakan pada 21 Juli 2024, sosialisasi bertujuan memberikan gambaran awal mengenai kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Para peserta, termasuk pengelola Bank Sampah Mekarsari, berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menyusun jadwal kegiatan. - Tahapan Pelatihan: Beberapa pelatihan dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan peserta. Manajemen Merek: Pelatihan yang dilakukan pada 1 Agustus 2024 berfokus pada strategi peningkatan omzet melalui penguatan merek Bank Sampah Mekarsari, seperti melalui kampanye sosial dan pengelolaan merek. Pemasaran Digital: Peserta dilatih untuk memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok guna mempromosikan kegiatan bank sampah, serta diajari dasar-dasar SEO. Manajemen dan Penataan Organisasi: Pada 8 Agustus 2024, peserta dilatih mengenai pengelolaan keuangan sederhana dan pembagian kerja dalam organisasi untuk memperbaiki struktur operasional. - Tahapan Pendampingan dan Evaluasi: Pendampingan dilakukan untuk menerapkan teknologi dan strategi yang dipelajari, seperti penguatan merek melalui logo baru, pemasaran digital, dan penggunaan teknologi pengelolaan keuangan sederhana. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memantau keberhasilan implementasi. Pada akhir program, beberapa inovasi diterapkan, termasuk penggunaan teknologi untuk manajemen dan pemasaran, serta pelibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah yang lebih efektif.
| Item Type: | Kinerja Dosen |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen-S1 |
| Depositing User: | Mr Aris Subagio |
| Date Deposited: | 10 Nov 2025 06:30 |
| Last Modified: | 10 Nov 2025 06:30 |
| URI: | http://repository.paramadina.ac.id/id/eprint/1927 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
