Komparasi Pemikiran Islam Progresif Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid dalam Islam Indonesia Kontemporer

Yusup, Dede (2026) Komparasi Pemikiran Islam Progresif Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid dalam Islam Indonesia Kontemporer. Artikel Karya Ilmiah Mahasiswa.

[img] Text
Dede Yusup-224141005.pdf

Download (762kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi banding tentang pemikiran Islam progresif dari dua intelektual Muslim Indonesia kontemporer terkemuka, Nurcholish Madjid (Cak Nur) dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Kedua tokoh tersebut dikenal sebagai arsitek kunci dalam wacana Islam Indonesia, berusaha menanggapi tantangan modernitas, pluralisme, dan hubungan antara Islam dan negara. Metode penelitian adalah studi literatur komparatif, menganalisis secara mendalam karya dan interpretasi pemikiran kedua tokoh, terutama mengenai isu-isu kunci seperti sekularisasi/desakralisasi, pluralisme, dan indigenisasi Islam/Islam budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa sementara keduanya berbagi semangat progresif yang sama dalam upaya membebaskan Islam dari formalisme dan konservatisme, ada perbedaan dalam penekanan implementasi ide-ide mereka. Cak Nur terutama berfokus pada reformasi teologis-filosofis yang mempromosikan sekularisasi dan masyarakat sipil, sedangkan Gus Dur menekankan dimensi sosial budaya dan politik populis melalui konsep indigenisasi Islam (pribumisasi Islam) dan Islam Wasathiyah. Perbandingan ini relevan untuk memahami akar intelektual dan arah Islam Indonesia kontemporer, yang semakin beragam dan kompleks.

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Falsafah dan Peradaban > Islam Madani-S2
Depositing User: Mr. Gilang Musfi Amrullah
Date Deposited: 11 Feb 2026 09:19
Last Modified: 12 Feb 2026 04:51
URI: http://repository.paramadina.ac.id/id/eprint/1965

Actions (login required)

View Item View Item